Sistem Manajemen E-learning Platform

Teknologi

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa saat ini kita sedang hidup pada era yang serba modern dimana semua serba menggunakan digital. Salah satunya adalah model pembelajaran yang menggunakan digital yang bernama E- learning platform.

E-learning adalah sebuah model belajar yang mana mengandalkan media internet. Proses pembelajaran ini bisa dilakukan dengan jarak jauh dimana peserta didik tidak perlu datang ke sekolah atau kampus untuk belajar. Model pembelajaran  e-learning ini sudah banyak digunakan pada beberapa sekolah dan universitas. Tidak hanya itu saja, perusahaan sekarang ini juga sudah mulai menggunakan platform online e-learning perusahaan untuk mengelola semua masalah perusahaan.

Untuk mengembang  e- learning, berikut ini ada beberapa pengembangan sistem manajemen e– learning yang harus Anda ketahui, yaitu :

1. Mengidentifikasi metode E – learning

Hal ini perlu anda lakukan untuk menentukan metode apa yang tepat untuk penggunanya. Dalam e-learning ada tiga macam metode, yaitu :

  • Synchronus

Metode ini dilakukan dengan cara waktu pemahaman antara instruktur dan pembelajaran. Metode yang digunakan biasanya berupa live chat.

  • Asychronus

Metode ini dilakukan dengan waktu yang tidak bersamaan antara instruktur dengan pembelajaran. Media yang digunakan adalah forum diskusi atau rekaman video.

  • Hybrid

Metode yang menggabungkan kedua jenis cara yang sudah disebutkan di atas. Metode ini sangat cocok diterapkan bagi sekolah yang masih menggunakan sistem E – learning

2.Mengidentifikasi model desain instruksi

Ada 2 jenis model desain instruksi dalam E- learning, yaitu :

  • ADDIE

Model ADDIE ini mempunyai langkah seperti berikut ini yaitu menganalisis, mendesain, membangun, menerapkan, mengevaluasi. Model ini sangat fleksibel dan banyak digunakan dalam pembangunan suatu sistem

  • SAM

Model desain e-learning dilakukan langkah demi langkah atau secara berurutan

3.Pusatkan penggunaan e – learning pada peserta didik

Di dalam penggunaan e – learning harus memenuhi beberapa komponen misalnya saja adanya interaksi antara peserta didik dengan instruktur, adanya interaksi peserta didik dengan konten, dan adanya interaksi peserta didik dengan peserta didik yang lainya

4.Mengoptimalisasi penggunaan teknologi pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *